Header Ads

Bus Siliwangi Antar Nusa Terjungkal di Jalintim Indralaya

INDERALAYA--Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Inderalaya-Kayuagung KabupatenOgan Ilir (OI), Jumat (2/9/2016), pukul 15.00, sebuah Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKP) yang mengangkut puluhan penumpang terjungkal di rawa kering Desa Ulak Kerbau Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI.
Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden laka tunggal tersebut. Namun, puluhan penumpang terlihat panik. Sedangkan, kondisi Bus mengalami ringsek pada bagian kabin depan.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tunggal tersebut berawal disaat Bus AKAP bermuatan 31 penumpang melaju dari Provinsi Pekanbaru  hendak menuju ke Solo Jawa Tengah (Jateng).
Sesampainya di Jalintim Inderalaya-Kayuagung tepatnya di Desa Ulak Kerbau Tanjung Raja, dengan kondisi jalan yang sedikit sempit, tiba-tiba dari arah berlawanan meluncur sebuah kendaraan jenis truk dengan kecepatan sangat tinggi.
Menghindari tabrakkan, akhirnya sopir pun membanting setir ke sisi kiri jalan raya yang mengakibatkan Bus hilang kendali dan oleng hingga terjun ke rawa kering dengan posisi kabin depan menyusur rerumputan ilalang.
Sedangkan, truk yang nyaris tabrakkan tersebut, langsung tancap gas ke arah Kayuagung. Tidak ada korban jiwa pada insiden laka tunggal tersebut.
Namun, kondisi penumpang sempat mengalami "shock" dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara keluar dari pintu samping belakang bus.
"Laka tunggal disebabkan, sopir menghindari tabrakkan dengan cara membanting setir ke sisi kiri jalan raya hingga terjungkal. Tidak ada korban jiwa," ujar Kasat Lantas Polres OI AKP M Sadeli didampingi Kanit Patroli Ipda Rosidi, Kamis (2/9) di lokasi.
Akibat insiden itu, sempat memimbulkan penumpukkan kendaraan hingga menyebabkan kemacetan panjang di Jalintim Inderalaya-Kayuagung.
Sejumlah petugas Satlantas Polres OI mengurai penumpukkan kendaraan yang menimbulkan kemacetan panjang dengan memberlakukan sistem buka tutup. "Proses evakuasi badan bus akan dilanjutkan setelah kondisi arus lalulintas berangsur-angsur normal. Barulah selanjutnya, Bus dilakukan evakuasi ke badan jalan," tambah Kanit Patroli Polres OI.
Diberdayakan oleh Blogger.