PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI — Menyusul viralnya keluhan masyarakat terkait bau tidak sedap yang diduga berasal dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan sampah di kawasan SPPG Muntang Tapus, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih bergerak cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan peninjauan lapangan, Rabu (13/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas keresahan warga yang sebelumnya ramai diperbincangkan, baik secara langsung maupun melalui pemberitaan di media.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, S.KM., M.Si, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi Wali Kota Prabumulih untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Kami segera menindaklanjuti arahan Bapak Wali Kota. Puskesmas Prabumulih Barat kami turunkan untuk melakukan inspeksi langsung ke lokasi SPPG Muntang Tapus,” ujar Djoko.
Ia menjelaskan, hasil peninjauan awal menunjukkan bahwa sistem pengolahan limbah (IPAL) di lokasi tersebut masih perlu dilakukan optimalisasi agar tidak menimbulkan dampak bau yang mengganggu masyarakat sekitar.
“Dari hasil pemeriksaan, kami telah meminta pihak pengelola untuk melakukan perbaikan, khususnya dengan memperbesar kapasitas dan meningkatkan sistem penyaringan IPAL agar lebih optimal,” jelasnya.
Djoko menegaskan, langkah perbaikan tersebut penting guna mencegah terulangnya keluhan serupa di kemudian hari serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah Kota Prabumulih, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan terhadap pengelolaan limbah di kawasan tersebut agar sesuai dengan standar yang berlaku.
“Kami pastikan pengawasan akan terus dilakukan. Tujuannya agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat tidak lagi terganggu,” tegasnya.
Sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan limbah di kawasan SPPG Muntang Tapus. Keluhan tersebut pun sempat viral dan memicu perhatian publik.
Editor:Heru


Tidak ada komentar:
Posting Komentar