Header Ads

Prabumulih Dapat Apresiasi Bank Dunia, Dalam Hal Pengentasan Rumah Kumuh


Prabumulih, RT – Pengentasan rumah kumuh yang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mendapat apresiasi positif dari Bank Dunia, yang menilai bahwa program bangun rumah tak layak huni (RTLH) menjadi hunian memadai. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, (17/05/2017).

Menurutnya, Pengentasan RTLH di Prabumulih dijadikan sampel percontohan dan diajukan kepada bank dunia oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) RI. “Dari sebanyak 16 provinsi, kita yang diajukan sampelnya oleh pusat, ternyata Prabumulih diapresiasi oleh Bank Dunia, dan menganggap program bangun rumah kita sangat bagus, sehingga karenanya bank dunia kembli membantu dana untuk kebutuhan rumah di Indonesia,” katanya pada wartawan.

Diterangkan Ridho, yang menjadi penilian positif itu, bahwa program bangun rumah di Prabumulih, tidak hanya mengandalkan dana dari pusat. “Selain bantuan dari pusat, kita dalam mengentaskan RTLH itu, juga dibantu oleh banyak pihak seperti dari kalangan swasta melalui dana CSR perusahaan, juga dari dana infak dari pegawai yang dikumpulkan setiap bulannya oleh Baznas, nah yang terakhir ini bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari MURI, sebagai yang pertama mengentaskan RTLH tanpa bantuan dana apbd,” bebernya.

Pihaknya juga menjamin pada tahun 2018, RTLH di Prabumulih sudah tidak ada lagi, dan supaya efektif bangun rumah ini, dilakukan sesuai data yang telah diajukan sebelumnya. “Tidak boleh bergeser tempatnya, harus sesuai dengan usulan awal, kalau dipindahkan tidak benar, karena kita ingin pada 2018, masalah RTLH sudah tuntas,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kota Prabumulih Najamuddin Sag menuturkan, bahwa program bangun rumah, untuk triwulan ke II tahun 2017 ini, penyerahan kuncinya akan diserahkan pada bulan juni ini. “Tak kurang dari 30 rumah, yang sudah dibangun, kuncinya akan diserahkan langsung oleh Walikota Prabumulih, kepada pemiliknya, jadwalnya akan kita sampaikan lagi,” ungkapnya.

Terpisah salah satu pemilik rumah yang dibangun ulang oleh Pemkot yakni Sundari (57), warga Kelurahan Gunung Ibul RT 02 RW 03 Prabumulih Timur, mengucapkan rasa terima kasihnya, atas rumahnya yang telah dibangun. “Kita harap warga lain yang belum juga agar dapat dibantu, agar semuanya dapat merasakan kegembiaraan seperti yang saya rasakan ini,” pungkasnya. (01).
Diberdayakan oleh Blogger.