PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI – Gelombang keluhan melanda masyarakat Kota Prabumulih terkait lonjakan tagihan pembayaran Perumda Tirta Prabu Jaya. Para pelanggan merasa keberatan lantaran tagihan pada periode Maret dan April 2026 mengalami kenaikan signifikan meski pemakaian air diklaim tetap normal.
Keresahan ini mulai mencuat ke publik melalui media sosial. Akun Facebook @aprliadheyasaputri membagikan pengalamannya mengenai nominal tagihan yang berubah-ubah secara mendadak. Ia mengaku heran karena kenaikan tetap terjadi meskipun air jarang digunakan akibat trauma tagihan besar di masa lalu.
"Lihat ini, dapat surprise hari ini tagihan berbeda dari beberapa hari yang lalu. Kok bisa ya berubah-ubah?" tulisnya dalam unggahan tersebut.
Sentimen serupa disampaikan oleh Sinta, warga Kelurahan Prabu Jaya. Sebagai pelanggan setia yang selalu membayar tepat waktu, ia merasa kesal dengan pembengkakan tagihan yang mencapai hampir dua kali lipat dari biasanya.
"Biasanya kami membayar iuran bulanan sebesar Rp 45.000,- per bulan, tapi saat ini ada kenaikan yang tidak terduga cukup besar," ungkapnya kepada Media ini, Selasa 7 April 2026.
Sinta juga menyoroti buruknya pelayanan distribus air pada bulan sebelumnya. Menurutnya, pasokan air PDAM sempat terhenti selama hampir empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Kemarin hampir empat hari tidak hidup menjelang Lebaran, tapi kami tidak komplain. Sekarang malah naik. Kami hanya ingin mengetahui apa alasannya kenaikan iuran bulanan ini," tegas Sinta.
Editor;Heru


Tidak ada komentar:
Posting Komentar