13/04/26

Prospek Cerah Harga Cengkeh, Dinas Pertanian Prabumulih Siapkan Strategi Pengembangan Komoditas Baru


PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI – Pemerintah Kota Prabumulih terus mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah. Salah satu komoditas yang kini menjadi perhatian serius adalah cengkeh, yang dinilai memiliki prospek cerah seiring tren kenaikan harga di pasaran.


Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih, Alfian, SP, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah komoditas potensial sebelum kunjungan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta. Dalam audiensi bersama jajaran Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian, cengkeh menjadi salah satu komoditas unggulan yang direkomendasikan untuk dikembangkan.


Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Prabumulih juga menerima bantuan bibit cengkeh yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Bibit tersebut memiliki keunggulan karena dapat mulai berbuah dalam kurun waktu sekitar empat tahun.


Selain relatif mudah dibudidayakan, cengkeh juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Berdasarkan data harga tahun 2024 hingga 2025, cengkeh basah berada di kisaran Rp34.000 hingga Rp37.000 per kilogram, sementara cengkeh kering mencapai Rp110.000 hingga Rp200.000 per kilogram.


“Rencananya, Kota Prabumulih akan mulai menanam pohon cengkeh karena harga komoditas ini terus mengalami kenaikan. Selain itu, cengkeh juga memiliki banyak manfaat, baik di bidang kesehatan maupun industri,” ujar Alfian, pada Senin 13 April 2026.


Ia menambahkan, bantuan bibit dari Kementerian Pertanian diberikan dengan syarat ketersediaan lahan sekitar 200 hektare.


“Untuk saat ini, kita baru memiliki sekitar 40 hektare lahan. Jadi, akan kita manfaatkan terlebih dahulu sebagai percontohan untuk melihat apakah tanaman cengkeh dapat tumbuh subur di wilayah Prabumulih,” jelasnya.


Sebagai langkah lanjutan, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, dijadwalkan melakukan kunjungan ke Desa Wonosalam, Kecamatan Jombang, Jawa Timur. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kawasan perkebunan cengkeh yang dikenal sebagai salah satu sentra terbesar di Indonesia.


Dengan langkah tersebut, diharapkan pengembangan komoditas cengkeh di Prabumulih dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.


Editor:Heru 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar