PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI -- Pembinaan Percepatan Implementasi Tranformasi Pos Pelayanan Terpadu dengan Standar 6 ( Standar Pelayanan Minimal) di Kecamatan Prabumulih Utara, yang diikuti perwakilan dari tujuh kelurahan digelar di Aula Kantor Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber lintas organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya dari Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pendidikan. Hadir pula Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, Nuning Mulya Franky, Hj. Reni Indayani, SKM serta Camat Prabumulih Utara, Afbrian Delvino SE.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, H. Linda Arlan, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari penguatan peran Posyandu dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan keluarga, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kader Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan para kader dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan tugas di lingkungan masing-masing,” ujar Linda.
Ia menambahkan, kader Posyandu tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam edukasi masyarakat terkait pola hidup sehat, penanganan stunting, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Prabumulih Utara, Merry Andriani, SE, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas OPD menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan Posyandu di tingkat kelurahan.
“Kami berharap seluruh kader dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan dan memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pembekalan terkait program-program prioritas pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar