26/10/26

Operasi Patuh Musi 2026 Resmi Dimulai, Polres Prabumulih Optimalkan Penegakan Hukum Berbasis ETLE

 

PRABUMULIH – Polres Prabumulih menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2026 di halaman Mapolres Prabumulih, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas.

Apel gelar pasukan tersebut mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.” Tema ini menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam membangun budaya berlalu lintas yang disiplin serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Prabumulih Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M., Kabag Ops Kompol Harmianto, S.H., M.H., M.Si., Kasat Lantas Iptu Rama Juliani, S.H., para pejabat utama Polres Prabumulih, serta personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan unsur terkait lainnya.

Turut hadir Pabung Kodim 0404 Muara Enim Mayor Broto Santoso, Danramil 404 Kota Prabumulih Kapten Czi Garfeni, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Prabumulih Muchlis Syahputra selaku Kasi Rekayasa, serta perwakilan Jasa Raharja Kota Prabumulih Boy Delon. Apel juga melibatkan lima peleton personel Polri, satu peleton Koramil, satu peleton Dinas Perhubungan, satu peleton Satpol PP, satu peleton Dinas Kesehatan, serta tiga personel Dansubdenpom.

Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Kapolres Prabumulih selaku pimpinan apel ke lapangan, dilanjutkan penghormatan pasukan, laporan komandan apel, dan pemeriksaan pasukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan serta penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Patuh Musi Tahun 2026, penyampaian amanat pimpinan apel, pembacaan doa, dan penutupan apel.

Dalam amanatnya, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto menegaskan bahwa tema Operasi Patuh Musi 2026 bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral dan wujud transformasi pelayanan publik Korps Lalu Lintas Polri. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara negara dan masyarakat.

Kapolres menjelaskan, Operasi Patuh Musi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Pelaksanaan operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, pengaturan, penjagaan, serta patroli. Upaya tersebut didukung penegakan hukum secara profesional dan proporsional dengan mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak. Hal yang lebih utama adalah sejauh mana upaya kepolisian mampu mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kepatuhan masyarakat, dan menyelamatkan nyawa para pengguna jalan.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026, terdapat enam sasaran prioritas yang menjadi perhatian petugas sesuai karakteristik wilayah. Sasaran tersebut meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta pengendara yang membawa penumpang lebih dari satu orang; pengemudi atau penumpang kendaraan roda empat atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan; serta pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus lalu lintas.

Selain itu, petugas juga akan memberikan perhatian terhadap pengemudi yang menggunakan telepon genggam saat berkendara, kendaraan bermotor yang tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor sesuai ketentuan, serta pengemudi yang mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Melalui operasi ini, Polres Prabumulih mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi, serta tidak berkendara dalam pengaruh alkohol. Kepatuhan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polres Prabumulih juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Melalui pendekatan edukatif, pencegahan, dan penegakan hukum yang profesional, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2026 Polres Prabumulih berakhir sekitar pukul 08.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, kondusif, dan terkendali.

Dengan dimulainya Operasi Patuh Musi 2026, Polres Prabumulih berharap terwujudnya budaya berlalu lintas yang lebih disiplin, meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan, serta terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kota Prabumulih.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar