16/03/26

Dukung Program IBM BNNK, Lurah Wonosari Ajak Penerima BLT Awasi Anak dari Bahaya Narkoba


PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih melaksanakan Launching Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Berkelanjutan Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Wonosari, Kota Prabumulih, Senin (16/3/2026).


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Pauzia, S.P., yang menegaskan bahwa program Intervensi Berbasis Masyarakat merupakan salah satu langkah strategis dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di tingkat lingkungan masyarakat.


Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) sendiri merupakan program unggulan Badan Narkotika Nasional yang berfokus pada penanganan penyalahguna narkoba dengan tingkat ketergantungan ringan hingga sedang melalui pemberdayaan masyarakat setempat.


Secara sederhana, IBM merupakan gerakan “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat” yang bertujuan agar proses pemulihan penyalahguna narkoba tidak selalu harus dilakukan di pusat rehabilitasi besar yang terkadang jauh dari jangkauan masyarakat atau menimbulkan rasa takut bagi sebagian orang.


Melalui program ini, layanan rehabilitasi dihadirkan hingga ke tingkat kelurahan dan desa, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses bantuan serta mengurangi stigma sosial yang kerap dialami oleh para penyalahguna narkoba.


Dalam pelaksanaannya, IBM melibatkan Agen Pemulihan (AP) yang berasal dari relawan masyarakat, seperti tokoh agama, pemuda, maupun warga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Para relawan tersebut akan mendapatkan pelatihan khusus dari BNN untuk melakukan pemetaan wilayah rawan narkoba, mengajak penyalahguna untuk pulih, hingga memberikan pendampingan dan konseling sederhana.


Adapun rangkaian kegiatan dalam program IBM meliputi skrining untuk menentukan tingkat ketergantungan, intervensi singkat berupa edukasi dan motivasi, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit apabila ditemukan tingkat ketergantungan yang lebih berat. 


Hingga dilakukan pula pemantauan secara berkelanjutan agar mereka yang telah pulih tidak kembali menggunakan narkoba.


Sementara itu, Lurah Wonosari, Aulia Quds Ladamare, P.P., S.Tr.IP., menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai sangat bermanfaat bagi keselamatan dan masa depan masyarakat, khususnya generasi muda.


“Kegiatan ini sangat baik untuk keselamatan masyarakat, terutama anak-anak muda. Ke depan kami berharap pihak BNN juga dapat memberikan edukasi kepada para penerima BLT agar dapat mengingatkan dan mengawasi anak-anak mereka supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.


Ia menambahkan, sesuai arahan Wali Kota Prabumulih, penggunaan bantuan seperti BLT harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk hal-hal yang dapat merugikan.


Selain itu, pihak kelurahan juga berharap ke depan dapat dilaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) dari BNN bagi masyarakat yang akan menjadi Agen Pemulihan di Kelurahan Wonosari, sehingga program IBM dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan di lingkungan masyarakat.


Editor:Heru 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar