PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI — Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama seorang anggota DPRD Kota Prabumulih mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, SH, MSi.
Deni mengatakan, hingga Kamis (24/9/2026), pihak DPRD Kota Prabumulih belum menerima laporan resmi yang disertai identitas pelapor maupun bukti yang dapat menjadi dasar untuk menindaklanjuti isu tersebut.
Menurutnya, DPRD tidak dapat mengambil sikap hanya berdasarkan informasi yang beredar tanpa adanya laporan yang jelas dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kalau memang ada laporan dari keluarga maupun pihak yang merasa dirugikan, silakan disampaikan. Kalau ada buktinya, seperti foto atau video, tentu akan kami proses sesuai ketentuan," ujar Deni kepada media ini, Kamis (24/9/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya memang terdapat surat pengaduan yang diterima pihaknya. Namun, identitas anggota DPRD yang dimaksud tidak disebutkan secara jelas dalam pengaduan tersebut.
"Ya kemarin kami menerima laporan dari salah satu lembaga masyarakat, hanya saja anggota yang diadukan juga tidak jelas, hanya inisial. Kalau seperti itu, kami khawatir salah orang dan justru menimbulkan persoalan baru," katanya.
Deni menegaskan, DPRD pada prinsipnya terbuka untuk menindaklanjuti setiap pengaduan yang disampaikan masyarakat. Namun, laporan tersebut harus memenuhi kejelasan mengenai identitas pihak yang melapor, pihak yang dilaporkan, serta didukung bukti yang dapat diverifikasi.
"Pada intinya, kalau ada bukti dan pengaduannya jelas, tentu akan kami proses. Tetapi kalau pengaduannya tidak jelas dan hanya berupa isu, ya kami tidak bisa mengambil tindakan berdasarkan informasi seperti itu," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pihak-pihak yang memiliki bukti terkait dugaan tersebut menempuh mekanisme pengaduan secara resmi agar persoalan dapat ditangani secara objektif dan tidak menimbulkan fitnah terhadap pihak lain.
"Jangan sampai karena hanya inisial, orang kemudian menebak-nebak siapa yang dimaksud. Nanti kalau salah orang, justru bisa menimbulkan masalah," pungkasnya.
Editor:Heru


Tidak ada komentar:
Posting Komentar