PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Prabumulih menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026 di Hall Siang Malam, Jumat (28/8/2026).
Mengusung tema “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan BPC HIPMI Prabumulih masa bakti 2026–2029 untuk menyusun sekaligus memperkuat program kerja organisasi.
Rakercab turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Prabumulih. Di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Prabumulih, perwakilan Polres Prabumulih, serta sejumlah perwakilan lembaga dan perbankan.
Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Selatan, Muhammad Puri Andamas, menekankan pentingnya kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan dunia usaha.
Ia berharap Rakercab tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan program yang benar-benar dapat dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap acara hari ini bukan cuma seremonial, tetapi bisa menjalankan visi dan misinya,” ujar Muhammad Puri.
Ia juga mendorong jajaran HIPMI Prabumulih agar menyusun program yang efektif, realistis, dan tidak membutuhkan anggaran besar, tetapi memiliki manfaat luas.
“Saya berpesan kepada teman-teman, buatlah program-program yang bisa berjalan dengan baik tanpa ada biaya yang banyak, tetapi manfaat bagi semua,” katanya.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini membutuhkan pengusaha yang tidak hanya memiliki kemampuan bisnis, tetapi juga mentalitas kuat untuk bertahan dan terus berkembang.
“Bagi pengusaha, mentalitas sangat dibutuhkan dalam kondisi saat ini,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Pemerintah Kota Prabumulih Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Abdullah Abadi, A.P., M.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua BPC HIPMI Kota Prabumulih, Rizky Alvieto, mengatakan Rakercab menjadi ruang untuk menyatukan visi, misi, serta program kerja kepengurusan selama periode 2026–2029.
Ia menjelaskan, pembahasan program kerja secara rinci akan dilakukan setelah rangkaian seremonial Rakercab selesai.
“Setelah seremonial ini, setelah isoma kita langsung rapat kerja untuk menyatukan visi, misi dan program-program kerja untuk di periode ini,” kata Rizky.
Salah satu program yang menjadi perhatian HIPMI Prabumulih adalah Forum Bisnis Cabang. Forum tersebut dirancang dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Prabumulih.
Rizky menjelaskan, forum tersebut nantinya tidak hanya menjadi ruang seminar dan memperluas jejaring usaha, tetapi juga diarahkan untuk membantu pelaku UMKM dalam memenuhi aspek legalitas usaha.
Salah satunya melalui pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Di situ ada seminar, ada UMKM-UMKM yang akan seluruhnya ada di Prabumulih. Dan di situ juga bisa yang tadinya UMKM belum ada NIB, mereka sudah bisa ada NIB,” ungkapnya.
Rizky menegaskan, HIPMI sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha muda harus mampu membangun optimisme dan mendorong anggotanya untuk terus bergerak menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Menurutnya, keberhasilan seorang pengusaha tidak hanya ditentukan oleh rencana, tetapi juga keberanian untuk menjalankan dan mengembangkan usaha secara konsisten.
“Karena kita kan judulnya HIPMI ini Himpunan Pengusaha Muda, jadi harus optimis apa pun itu. Yang penting kerja, gerak-gerak terus,” tegas Rizky.
Melalui Rakercab tersebut, HIPMI Prabumulih diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM dan perekonomian daerah.
Editor:Heru


Tidak ada komentar:
Posting Komentar