02/08/26

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Dorong Digitalisasi UMKM di Gunung Ibul Utara


PRABUMULIH, RUBRIKTERKINI — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Gunung Ibul Utara, Kecamatan Prabumulih Timur, terus mengintensifkan program pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada penguatan ekonomi digital.


Ketua Kelompok 31 KKN, M. Zaky Ramadhan, mengatakan kelompoknya yang beranggotakan 14 mahasiswa melaksanakan KKN selama 40 hari, terhitung sejak 16 Juli hingga 20 Agustus 2026.


“Fokus utama kegiatan kami adalah mendorong peningkatan perekonomian digital, khususnya bagi pelaku UMKM di Kelurahan Gunung Ibul Utara. Kami ingin masyarakat mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar,” ujar Sekretaris I Kelompok 31, Nadya Citra Aulia, Minggu (2/8/2026).



Secara keseluruhan, UIN Raden Fatah Palembang menurunkan sekitar 900 mahasiswa yang terbagi dalam 60 kelompok untuk melaksanakan KKN di Kota Prabumulih. Hingga memasuki hari ke-18 pelaksanaan, berbagai program yang dijalankan menunjukkan perkembangan yang signifikan.



Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan Kelompok 31 antara lain sosialisasi UIN Raden Fatah Palembang di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien yang melibatkan seluruh anggota kelompok, edukasi cyberbullying dan literasi menabung di SD Negeri 50 Prabumulih, serta seminar ekonomi digital bertema “Dari Pasar Lokal ke Pasar Digital: Peluang UMKM di Era Digital”.



Dalam seminar tersebut, Nadya Citra Aulia bersama Rayhan Fachry Akbar bertindak sebagai pemateri. Mereka memberikan pemahaman terkait strategi pemasaran digital, termasuk pemanfaatan media sosial dan marketplace bagi pelaku UMKM.


“Melalui seminar ini, kami berharap ibu-ibu PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Karang Taruna dapat memahami strategi pemasaran digital secara efektif,” jelas Nadya.



Selain itu, mahasiswa KKN juga menggelar seminar pencegahan pernikahan dini di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien dengan menghadirkan H. Andriadi, S.Ag., sebagai pemateri.


“Pernikahan dini memiliki banyak dampak negatif, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami risiko tersebut sejak dini,” ujar H. Andriadi.



Tak hanya itu, mahasiswa turut melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah pelaku UMKM lokal, seperti usaha serat nanas, kerupuk jangek, dan produksi bandrek bubuk. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi usaha masyarakat.


Program kerja utama yang diusung Kelompok 31 mengangkat tema “Penanganan Kemiskinan Melalui Ekonomi Digital”. Program tersebut didukung berbagai kegiatan lain, seperti membantu panen sayur bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) serta mengajar mengaji di TPA At-Taqwa.



“Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan dampak nyata, meskipun dalam waktu terbatas, terutama dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat,” tambah Nadya.


Sementara itu, narasumber kegiatan, Zaky, menilai program KKN yang dijalankan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi digital di era modern.



Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk penguatan ekonomi lokal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar